Anak-anak yang lahir dan besar di perkebunan kelapa sawit pantas mendapatkan pendidikan yang baik. Tanggung jawab inilah yang menginisiasi Yayasan Tunas Lestari Sejahtera membangun sekolah di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Juga mendirikan sekolah di perbatasan Indonesia – Malaysia.
Pada liputan kali ini, kami mengisahkan sejauhmana sekolah di perkebunan menerapkan pendidikan karakter yang saat ini tengah menjadi perbincangan umum. Bagaimana mencetak generasi penerus yang memiliki akhlak yang baik.

Untuk menjaga komitmen itu, Yayasan Tunas Lestari Sejahtera kerap mengirimkan relawan-relawan yang pernah belajar di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk medampingi dan memberikan ilmu kepada guru, orang tua murid dan murid itu sendiri. Hasilnya? Banyak perubahan perilaku dari murid SD Tunas Prima Khatulistiwa yang cukup signifikan.

Mereka memegang teguh prinsip: prestasi bisa dikejar dalam waktu singkat. Perilaku? Butuh waktu lama dan perlu orang satu kampung. “Jika perilakunya baik, prestasi akan menyusul,” kata Kepala SD Tunas Prima Khatulistiwa, Arif Budi Prayitno.

Saksikan program Dokumenter Refleksi DAAI TV bertajuk “Sekolah Kami di Teras Negeri”

Tayang perdana
Rabu, 8 November 2017 pukul 19.30 wib

Tayang ulang
Selasa, 14 November 2017 pukul 19.30 wib